"Too young, too dumb to realize"

changed
Arifah Khoirianti. Riri.
not sweet, not cool & sixteen

"Cause my heart breaks a little when i hear your name"


"I hope He boughts me flowers, I hope He held my hands"



2)


“Hey I just met you, & this is crazy. But here's my archives, so click here maybe?”
Januari 2011 Maret 2011 Desember 2011 Januari 2012 Februari 2012 Maret 2012 April 2012 Mei 2012 Juni 2012 Agustus 2012 Desember 2012 Januari 2013 Februari 2013 Maret 2013 April 2013 Mei 2013 Juni 2013 Juli 2013 Desember 2013

Kerajaan Gemal Gemul dan Rusa Penjaga
Sabtu, 25 Agustus 2012 || 19.35

            Pada suatu hari, hiduplah seorang putri yang sangat cantik dari kerajaan Gemal Gemul. Putri itu bernama Gena. Pagi ini dia membantu ibunya mengambilkan kunyit di semak semak didekat hutan liar di luar istana. Banyak kerikil disana. Tiba tiba Putri Gena terjatuh. Dengkulnya tertusuk kerikil kerikil yang tajam. Putri Gena mengaduh kesakitan. Tidak ada yang menolongnya. Lalu muncullah seekor rusa dari balik pohon besar. Rusa tersebut mendatangi Putri Gena. Putri Gena yang masih kesakitan itu memperhatikan rusa yang kini berada di hadapannya. Rusa itu memakai kalung mutiara yang berpendar pendar. Tiba tiba rusa itu berbicara “Putri Gena, ambilah mutiara pada kalungku ini dan usapkan pada lukamu, maka lukamu akan sembuh.” Dengan segera, Putri Gena mengusapkan mutiara rusa tersebut pada lukanya. Dan luka Puri Gena pun sembuh. Putri Gena berterimakasih kepada rusa tersebut. “Terimakasih Rusa, tapi sebenarnya kamu ini siapa? Aku belum pernah bertemu rusa yang bisa berbicara.” Ujar Putri Gena. “Aku adalah rusa yang istimewa, aku rusa penjaga pohon besar dihutan itu. Didalam pohon besar, terdapat banyak kehidupan. Aku diminta untuk menjaganya. Putri, aku harus kembali kedalam. Selamat tinggal.” Ujar Rusa tersebut kemudian berlari masuk ke dalam hutan dan menghilang. Lalu Putri Gena kembali mencari kunyit. Setelah mendapat kunyit, ia pun pulang ke istana. 

Putri Gena tidak menceritakan kejadian yang baru ia alami pada siapapun.

Tahun berganti tahun, Kerajaan Gemal Gemul bertambah makmur, penduduknya banyak. Raja Gemal Gemul ingin melebarkan wilayahnya dan membangun rumah rumah. Ia memerintahkan para bawahannya untuk membabat hutan dan juga pohon besar. Putri Gena tahu akan hal itu dan meminta ayahnya – Raja Gemal Gemul untuk tidak membabat hutan dan pohon besar itu. “Ayah, tolong jangan menebang hutan dan juga pohon besar itu. Banyak kehidupan disana. Jika ditebang, mereka tidak punya tempat tinggal dan akhirnya mereka akan mati.” Ujar Putri Gena. Tetapi ayah Putri Gena tidak percaya, ia tetap memerintahkan untuk menebang hutan dan pohon besar itu. Putri Gena berlari ke kamarnya dan menangis. 

Setelah hutan dan pohon besar itu habis ditebang, lama kelamaan Penduduk Gemal Gemul menderita penyakit yang aneh. Putri Gena juga menderita penyakit aneh tersebut. Tabib tabib tidak menemukan obat dari penyakit tersebut. Tetapi para tabib berkesimpulan bahwa telah terjadi ketidak seimbangan alam sehingga timbul penyakit penyakit yang aneh.

Kini Raja Gemal Gemul mulai percaya dengan kata kata putrinya. Raja Gemal Gemul dan seluruh pasukannya menanam pepohonan dan membuat hutan lagi. Setelah hutan kembali ada, rusa penjaga itu pun muncul lagi. Ia menghadap Raja Gemal Gemul dan berterimakasih. “Yang mulia Raja Gemal Gemul, saya adalah rusa penjaga pohon besar. Terimakasih sudah menanam pohon lagi. Saya dengar, Penduduk Gemal Gemul dan Putri Gena sedang mengalami penyakit aneh. Jika paduka raja berkenan, saya bersedia membantu mengobati seluruh Penduduk Gemal Gemul.” Tawar rusa penjaga pohon besar. Raja Gemal Gemul menerima bantuan dari rusa penjaga. Rusa penjaga mengobati Penduduk Gemal Gemul dan Putri Gena dengan mutiara kalungnya. Dan akhirnya Penduduk Gemal Gemul dan Putri Gena pun sembuh. Raja pun sangat gembira dan berterimakasih kepada rusa penjaga. Raja Gemal Gemul berjanji akan terus menjaga hutan tersebut demi keseimbangan alam.


tugas bahasa indonesia - cerpen